Langsung ke konten utama

BUSTOS BERLABUH KE SLEMAN!

 


Jakarta - Jonathan Bustos disebut-sebut akan bergabung ke Persija Jakarta. Tapi kenyataan berbicara lain, pemain asal Argentina itu baru saja bergabung ke PSS Sleman.

Hal ini diumumkan PSS pada, Selasa (25/4/2023). Selain itu, PSS juga mengumumkan kedatangan pemain berdarah Argentina lainnya yakni Esteban Vizcarra yang pada musim lalu membela Madura United.

Kedua pemain itu dinilai punya kemampuan mumpuni untuk membantu PSS memperbaiki posisi di Liga 1 musim depan. PSS jeblok di Liga 1 2022 dengan hanya menempati posisi ke-16, untungnya tak ada degradasi musim lalu.

"Kami telah resmi mendatangkan dua rekrutan baru yaitu Bustos dan Esteban. Keduanya sudah memiliki pengalaman berkarier di liga Indonesia sehingga menurut saya tidak perlu ada adaptasi yang harus mereka lakukan," kata Komisaris Utama PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) Rachmat Makkasau, dalam keterangannya.

Kepergian Jonathan Bustos dari Borneo FC memang bukan hal mengejutkan mengingat ia sudah lama disebut akan bergabung ke Persija. Ia menjadi salah satu properti panas setelah penampilan ciamiknya bersama Pesut Etam.

Liga 1 2021 menjadi awal kiprahnya di Indonesia bersama Borneo. Pemain yang memiliki kaki terkuat kiri ini berhasil membukukan total lima gol dan delapan assist.

Sementara Esteban Vizcarra bukan lagi nama asing di jagat sepakbola Indonesia. Pemain yang sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) itu sudah bermain di Indonesia sejak 2009.

Klub-klub yang pernah dibelanya adalah Pelita Jaya, Semen Padang, Arema Cronus, Sriwijaya FC, Persib Bandung, dan Madura United. Menariknya, ia juga mengawali karier yang sama dengan Bustos yaitu Huracán.

"Esteban dengan segala pengalamannya berkarir di Indonesia bisa menjadi pegangan kuat untuk tim PSS melaju lebih kencang di musim depan. Secara kemampuan, saya rasa semua pecinta sepak bola Indonesia tahu kenapa Esteban kami rekrut ke tim PSS," ujar Rachmat Makkasau.

"Semoga dengan didatangkannya Bustos an Esteban menjadi awal baru dari era PSS yang lebih baik. Saya mengajak PSS fans untuk terus menunggu dan bersabar untuk perubahan yang akan kita terus lakukan ke depan," ucapnya.

Foto: https://www.rri.co.id/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KIPRAH "THE GREATEST SHOOTER FROM GOLDEN STATE"

  Stephen Curry, lahir pada 14 Maret 1988 di Akron, Ohio, Amerika Serikat, adalah seorang pemain basket profesional yang dikenal sebagai salah satu penembak tiga poin terbaik dalam sejarah olahraga ini. Dia merupakan anak dari mantan pemain NBA, Dell Curry. Stephen Curry tumbuh dalam keluarga yang penuh dengan cinta dan semangat basket. Dia menghabiskan masa kecilnya di Charlotte, North Carolina, di mana dia mulai menunjukkan bakatnya dalam bermain basket. Curry bermain basket di Davidson College di Carolina Utara, di mana dia menjadi pemain utama dan mencatatkan sejumlah rekor universitas. Curry memasuki NBA pada tahun 2009 setelah memutuskan untuk melepaskan tahun terakhir perguruan tingginya. Golden State Warriors memilihnya sebagai pemain pilihan ketujuh dalam NBA Draft tahun 2009. Di Warriors, Curry dengan cepat menjadi pemain kunci dan membantu mengubah tim yang sebelumnya tidak begitu sukses menjadi kekuatan yang dominan. Curry dikenal karena kemampuannya yang luar biasa dal...

Indonesia Menjadi Tuan Rumah Major Dota 2, BALI MAJOR!

  Indonesia Menjadi Tuan Rumah Major Dota 2, BALI MAJOR!   Indonesia resmi jadi tuan rumah Dota 2 Major, salah satu turnamen resmi Valve dengan level tertinggi. Kepastian itu didapatkan melalui unggahan  di website resmi Dota 2  yang mengatakan DPC musim ini akan ditutup dengan Bali Major. Pada DPC musim ini Valve menetapkan tiga putaran liga regional yang masing-masignya diakhiri dengan tournament Major. Tiga negara ditunjuk sebagai tuan rumah, Peru, Jerman, dan Indonesia. Jika diurutkan berdasarkan waktu perhelatan, Lima Major bakal jadi yang pertama, disusul Berlin Major, lalu ditutup dengan Bali Major. Turnamen Major ini bakal mempertemukan tim-tim terbaik dari masing-masing liga regional dalam satu panggung yang sama. Mereka akan memperebutkan total hadiah senilai US$500.000 (Rp7,8 miliar). Tak hanya itu, mereka yang berpartisipasi juga mengincar DPC Point yang akan membawa mereka ke The International, turnamen tahunan Dota 2 terbesar. Ini bukan pert...