Langsung ke konten utama

KIPRAH "THE GREATEST SHOOTER FROM GOLDEN STATE"


 

Stephen Curry, lahir pada 14 Maret 1988 di Akron, Ohio, Amerika Serikat, adalah seorang pemain basket profesional yang dikenal sebagai salah satu penembak tiga poin terbaik dalam sejarah olahraga ini. Dia merupakan anak dari mantan pemain NBA, Dell Curry.

Stephen Curry tumbuh dalam keluarga yang penuh dengan cinta dan semangat basket. Dia menghabiskan masa kecilnya di Charlotte, North Carolina, di mana dia mulai menunjukkan bakatnya dalam bermain basket. Curry bermain basket di Davidson College di Carolina Utara, di mana dia menjadi pemain utama dan mencatatkan sejumlah rekor universitas.

Curry memasuki NBA pada tahun 2009 setelah memutuskan untuk melepaskan tahun terakhir perguruan tingginya. Golden State Warriors memilihnya sebagai pemain pilihan ketujuh dalam NBA Draft tahun 2009. Di Warriors, Curry dengan cepat menjadi pemain kunci dan membantu mengubah tim yang sebelumnya tidak begitu sukses menjadi kekuatan yang dominan.

Curry dikenal karena kemampuannya yang luar biasa dalam menembak tiga poin. Ia memiliki pergelangan tangan yang kuat dan mematikan, yang memungkinkannya mencetak tembakan tiga poin dari jarak yang sangat jauh dan dengan akurasi yang tinggi. Ia juga memiliki keterampilan dribbling yang menakjubkan dan kemampuan untuk menciptakan ruang untuk tembakan.

Pada tahun 2015 dan 2016, Curry memimpin Golden State Warriors memenangkan kejuaraan NBA. Dia menjadi pemain inti dalam tim yang disebut "Death Lineup" yang sangat dominan. Pada musim 2015-2016, Curry mencetak rekor baru untuk jumlah tiga poin yang dicetak dalam satu musim dengan 402 tembakan. Ia juga menjadi pemain pertama yang dinobatkan sebagai MVP (Most Valuable Player) secara berurutan pada tahun 2015 dan 2016.

Selain prestasi timnya, Curry juga mencatat sejumlah pencapaian individu. Ia telah dipilih sebagai All-Star NBA multiple kali dan memenangkan penghargaan Three-Point Contest pada All-Star Weekend sebanyak dua kali. Curry juga menjadi bagian dari tim nasional Amerika Serikat yang memenangkan medali emas Olimpiade pada tahun 2010 dan 2014.

Di luar lapangan, Curry dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan penuh dengan nilai-nilai yang baik. Dia aktif dalam kegiatan amal dan mendirikan yayasan amal bernama Stephen Curry Foundation, yang berfokus pada memerangi kelaparan anak-anak dan meningkatkan kesempatan pendidikan.

Stephen Curry telah menjadi salah satu ikon dalam dunia basket. Kemampuannya yang luar biasa dalam menembak dan gaya permainannya yang menghibur telah membuatnya dicintai oleh penggemar basket di seluruh dunia. Ia telah memberikan kontribusi besar terhadap permainan ini dan dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah olahraga.

Foto via https://www.nbcsports.com/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia Menjadi Tuan Rumah Major Dota 2, BALI MAJOR!

  Indonesia Menjadi Tuan Rumah Major Dota 2, BALI MAJOR!   Indonesia resmi jadi tuan rumah Dota 2 Major, salah satu turnamen resmi Valve dengan level tertinggi. Kepastian itu didapatkan melalui unggahan  di website resmi Dota 2  yang mengatakan DPC musim ini akan ditutup dengan Bali Major. Pada DPC musim ini Valve menetapkan tiga putaran liga regional yang masing-masignya diakhiri dengan tournament Major. Tiga negara ditunjuk sebagai tuan rumah, Peru, Jerman, dan Indonesia. Jika diurutkan berdasarkan waktu perhelatan, Lima Major bakal jadi yang pertama, disusul Berlin Major, lalu ditutup dengan Bali Major. Turnamen Major ini bakal mempertemukan tim-tim terbaik dari masing-masing liga regional dalam satu panggung yang sama. Mereka akan memperebutkan total hadiah senilai US$500.000 (Rp7,8 miliar). Tak hanya itu, mereka yang berpartisipasi juga mengincar DPC Point yang akan membawa mereka ke The International, turnamen tahunan Dota 2 terbesar. Ini bukan pert...

BUSTOS BERLABUH KE SLEMAN!

  Jakarta - Jonathan Bustos disebut-sebut akan bergabung ke Persija Jakarta. Tapi kenyataan berbicara lain, pemain asal Argentina itu baru saja bergabung ke PSS Sleman. Hal ini diumumkan PSS pada, Selasa (25/4/2023). Selain itu, PSS juga mengumumkan kedatangan pemain berdarah Argentina lainnya yakni Esteban Vizcarra yang pada musim lalu membela Madura United. Kedua pemain itu dinilai punya kemampuan mumpuni untuk membantu PSS memperbaiki posisi di Liga 1 musim depan. PSS jeblok di Liga 1 2022 dengan hanya menempati posisi ke-16, untungnya tak ada degradasi musim lalu. "Kami telah resmi mendatangkan dua rekrutan baru yaitu Bustos dan Esteban. Keduanya sudah memiliki pengalaman berkarier di liga Indonesia sehingga menurut saya tidak perlu ada adaptasi yang harus mereka lakukan," kata Komisaris Utama PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) Rachmat Makkasau, dalam keterangannya. Kepergian Jonathan Bustos dari Borneo FC memang bukan hal mengejutkan mengingat ia sudah lama disebut akan be...